Sunday, April 3, 2011

Alasan Mengapa Jika Terkena Air Liur Anjing Harus Dibasuh Dengan Tanah


Anda muslim akan terkejut manakala hal ini sudah diberitahukan pada kita sejak 1400 tahun yang lalu. Ilmuwan membuktikan jika Virus anjing itu sangat lembut dan kecil. Sebagaimana diketahui, semakin kecil ukuran mikroba, ia akan semakin efektif untuk menempel dan melekat pada dinding sebuah wadah.


Air liur anjing mengandung virus berbentuk pita cair. Dalam hal ini tanah berperan sebagai penyerap mikroba berikut virus-virusnya yang menempel dengan lembut pada wadah. Perhatikan kata Rosulullah berikut:

Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda,
Sucinya wadah seseorang saat dijilat anjing adalah dengan membasuhnya 7x, salah satunya dengan menggunakan tanah.

Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda,
Apabila anjing menjilat wadah seseorang, maka keriklah (bekasnya) lalu basuhlah wadah itu 7x. (HR. Muslim)

Tanah, menurut ilmu kedokteran modern diketahui mengandung dua materi yang dapat membunuh kuman-kuman, yakni: tetracycline dan tetarolite. Dua unsur ini digunakan untuk proses pembasmian (sterilisasi) beberapa kuman.

Eksperimen dan beberapa hipotesa menjelaskan bahwa tanah merupakan unsur yang efektif dalam membunuh kuman. Anda juga bakal terkejut ketika mengetahui tanah kuburan orang yang meninggal karena sakit aneh dan keras, yang anda kira terdapat banyak kuman karena penyakitnya itu, ternyata para peneliti tidak menemukan bekas apapun dari kuman penyakit tersebut di dalam kandungan tanahnya.

Menurut muhammad Kamil Abd Al Shamad, tanah mengandung unsur yang cukup kuat menghilangkan bibit-bibit penyakit dan kuman-kuman. Hal ini berdasarkan bahwa molekul-molekul yang terkandung di dalam tanah menyatu dengan kuman-kuman tersebut, sehingga mempermudah dalam proses sterilisasi kuman secara keseluruhan. Ini sebagaimana tanah juga mengandung materi-materi yang dapat mensterilkan bibit-bibit kuman tersebut.

Para dokter mengemukakan, kekuatan tanah dalam menghentikan reaksi air liur anjing dan virus-virus di dalamnya lebih besar karena perbedaan dalam daya tekan pada wilayah antara cairan (air liur anjing) dan tanah.

Dr. Al Isma'lawi Al-Muhajir mengatakan anjing dapat menularkan virus tocks characins, virus ini dapat mengakibatkan kaburnya penglihatan dan kebutaan pada manusia.

Fakta tentang anjing yang tak banyak diketahui
dr. Ian Royt menemukan 180 sel telur ulat dalam satu gram bulunya, seperempat lainnya membawa 71 sel telur yang mengandung jentik-jentik kuman yang tumbuh berkembang, tiga di antaranya dapat matang yang cukup dengan menempelkannya pada kulit. Sel-sel telur ulat ini sangat lengket dengan panjang mencapai 1 mm. Data statistik di Amerika menunjukan bahwa terdapat 10 ribu orang yang terkena virus ulat tersebut, kebanyakan adalah anak-anak.

Secara ilmiah, anjing dapat menularkan berbagai macam penyakit yang membahayakan karena ada ulat-ulat yang tumbuh berkembang biak dalam ususnya. Para dokter menguatkan bahaya ulat ini dan racun air liur yang disebabkan oleh anjing. Biasanya penyakit ini berpindah pada manusia atau hewan melalui air liur pembawa virus yang masuk pada bekas jilatannya atau pada luka yang terkena air liurnya.

Ketika ulat-ulat ini sampai pada tubuh manusia, maka ia akan bersemayam di bagian organ tubuh manusia yaitu paru-paru. Ulat yang bersemayam di paru-paru, yang bertempat di hati dan beberapa organ tubuh bagian dalam lainnya, mengakibatkan terbentuknya kantong yang penuh dengan cairan. Dari luar, kantong ini diliputi oleh dua lapisan dengan ukuran kantong sebesar bentuk kepala embrio. Penyakit tersebut berkembang dengan lambat. Ulat Echinococcosis dapat tumbuh berkembang di dalam kantong itu selama bertahun-tahun.

SUBHANALLAH....lebih dari 1400 tahun yang lalu Nabi SAW telah menyarankan untuk tidak bersentuhan dengan anjing dan air liurnya, dan telah memerintahkan untuk membasuhnya (jika terkena) dengan 7x siraman menggunakan tanah.

Hipotesa :
1. Kenapa harus digosok dengan tanah???
Tanah itu alkali yang bersifat Basa, maka sifat asam yang terdapat pada ludah anjing dapat netral dengan tanah yang bersifat basa, Ph nya netral (7)


Itu sesuai rumus kimia :
Asam+Basa = Garam + Air (H2O)


Tanah yang bersifat alkali memiliki sifat Basa Kuat. Maka dapat dipahami solusi saat itu, tanah bahan yang bersifat basa mudah didapat, gratis,, simpel, efisien dan menetralkan. Yang jelas saat itu belum ada ditergen/sabun, mungkin kalo sudah ada sabun sunahnya pake sabun.
Saya ga tau kalau ada sisi lain informasi, misal mengenai bakteri pada ludah anjing. Tapi saya hanya lihat dari sisi keasamannya dan solusinya.

Saya penasaran, ...
lalu saya coba eksperimen pake kertas lakmus biru terus minta dijilat anjing, maka kertas lakmus biru yang kena ludah anjing berubah warnanya menjadi merah, tanda memang sifatnya asam.

2. Mengapa harus 7 kali?
ternyata skala Keasaman dan Basa (ph) adalah 7 , 0<7 Asam, 7<14 Basa

wah ini kode ilmiah yang baru ditemukan 1000 tahun lebih skala ini ditemukan

Wah saya jadi paham atas definisi najis ludah anjing, sunah itu berkehendak kulit kita terpelihara, bersih dari asam yang bersifat korosif dari efek ludah anjing,....Bener ya Baginda Rosul Care banget...sekecil itu diperhatikan. Padahal kalo disebut najis, kotoran manusia juga (maaf) najis, maka perlu istinja (dibersihkan).

Sholawat dan salam untuk Baginda Rosululloh tercinta yang menjadi inspirasi bagi yang berfikir dan tidak berprasangka buruk (suudzon), yang telah memberi kode enkripsi ilmiah, hukum reaksi kimia, yang ditemukan 1000 tahun lebih kemudian.

"Maka nikmat Tuhan manakah yang kamu dustakan?" 

No comments:

Post a Comment

Artikel pada kategori yang sama :