Syaikh‘Abdul Qadir al-Jailaniy, Qs berkata, “Malam Nishfu
Sya’ban adalah malam yang paling mulia setelah Lailatul Qodr.”
Sayyidina Ali bin Abi Tholib Karromalloohu Wajhah
meluangkan waktunya untuk ibadah pada 4 malam dalam setahun, yakni: malam
pertama bulan Rojab, malam 2 hari raya, dan malam Nishfu Sya’ban.
Al-Imam As-Subkiy.ra berkata, bahwa malam Nishfu Sya’ban
menghapus dosa setahun, malam Jum’at menghapus dosa seminggu, dan Lailatul Qodr
menghapus dosa seumur hidup.
Kata Nabi, “Bulan itu sering dilupakan orang, karena diapit
oleh bulan Rajab dan Ramadhan, padahal pada bulan itu, diangkat amalan-amalan
(dan dilaporkan) kepada Tuhan Rabbil Alamin. Karenanya, aku ingin agar sewaktu
amalanku dibawa naik, aku sedang berpuasa.” (HR Ahmad dan Nasai – Sunah Abu
Dawud).
Adapun keutamaan bulan Sya’ban lainnya akan lebih jelas lagi
dalam hadis-hadis berikut:
Aisyah RA bercerita bahwa pada suatu malam dia kehilangan
Rasulullah SAW, ia keluar mencari dan akhirnya menemukan beliau di pekuburan
Baqi’, sedang menengadahkan wajahnya ke langit. Beliau berkata, “Sesungguhnya
Allah Azza Wajalla turun ke langit dunia pada malam Nishfu Sya’ban dan
mengampuni (dosa) yang banyaknya melebihi jumlah bulu domba Bani Kalb.” (HR
Turmudzi, Ahmad dan Ibnu Majah)
Diriwayatkan oleh Abu Musa Al-Asy’ari RA bahwa Rasulullah
SAW bersabda, “ “Sesungguhnya Allah pada malam Nishfu Sya’ban mengawasi seluruh
mahluk-Nya dan mengampuni semuanya kecuali orang musyrik atau orang yang
bermusuhan.” (HR Ibnu Majah)
Diriwayatkan dari Ali bin Abi Thalib KW bahwa Rasulullah SAW
bersabda, “Jika malam Nishfu Sya’ban tiba, maka salatlah di malam hari, dan
berpuasalah di siang harinya, karena sesungguhnya pada malam itu, setelah
matahari terbenam, Allah turun ke langit dunia dan berkata, ‘Adakah yang
beristighfar kepada Ku, lalu Aku mengampuninya, Adakah yang memohon rezeki,
lalu Aku memberinya rezeki , adakah yang tertimpa bala’, lalu Aku
menyelamatkannya, adakah yang begini (2x), demikian seterusnya hingga terbitnya
fajar.” (HR Ibnu Majah).
Demikianlah keutamaan dan kelebihan malam Nishfu Sya’ban,
marilah kita manfaatkan malam yang mulia ini untuk mendekatkan diri dan memohon
sebanyak-banyaknya kepada Allah.
Sholat Nisfu Sya'ban
Shalat Sunnat Nisfu Sya'ban berdasarkan keterangan dari Hadits Nabi Saw. yang terdapat dalam
kitab al-Ghoniyyah litthoolibi thoriqil haq lisyaikhi 'abdil qoodiiril jailanil
hasani (Dari kitab Ghoniyyah bagi orang-orang yang mencari jalan Allah yang
haq, karangan Syekh Abdul Qodir Jailani keturunan Hasan bin 'Ali) halaman 192.
Artinya : Fasal ini menerangkan tentang shalat yang
berlaku pada malam Nisfu Sya'ban. Adapun shalat yang dilaksanakan pada malam
Nisfu Sya'ban adalah 100 rakaat dengan 1000 kali membaca Qul huwalloohu ahad.
Pada setiap rakaat setelah membaca Fatihah kemudian membaca Qul Huwalloohu ahad
10 kali. Dan shalat semacam ini disebut sholaatul Khoiir; bermacam-macam
keberkahannya. Ulama shalaf yang sholeh selalu berkumpul untuk melaksanakan
shalat ini (shalat Nisfu Sya'ban) serta dilaksanakan dengan cara berjamaah. Di
dalam shalat sunat nisfu ini terdapat keutamaan yang banyak dan pahala yang
berlipat ganda.
Diriwayatkan dari al-Hasan Rohimahullooh,
sesungguhnya ia berkata : telah memberitakan kepadaku 30 orang Sahabat-sahabat
Rasulullah Saw. "Sesungguhnya siapa-siapa yang mengerjakan shalat pada
malam ini yakni (malam Nisfu Sya'ban), maka Allah memberi kepadanya 70 kali
penglihatan dan Allah memberi kepadanya pada setiap penglihatan 70 kebutuhan,
pemberian yang paling rendah adalah ampunan Allah Swt.
Shalat Nisfu Sya'ban dilaksanakan pada malam 15 bulan
Sya'ban. Pada malam ini, ditutuplah "Buku Catatan Perjalanan Hidup"
setiap manusia. Dan akan dibuka lembaran buku baru untuk tahun yang akan
datang.
Kita berharap, akhir dan awal dari lembaran buku
catatan hidup kita diisi dengan amal kebaikan. Salah satunya adalah dengan
melaksanakan Shalat sunat Nisfu Sya'ban.
Shalat ini sebanyak 100 rakaat, 1000 (Surat Al-Ikhlas) qulhuwalloohu
ahad.
Niatnya:
Usholli sunnatan nisfu sya'ban rok'ataini
(imaaman/ma'muuman) lillahi ta'alaa. Allaahu akbar
"Aku niat shalat sunat nisfu sya'ban 2 rakaat
(menjadi imam/makmum) karena Allah Ta'ala. Allahu akbar".
Banyaknya: 100 rakaat (50 kali salam), lebih baik
berjamaah.
Bacaannya: Setiap rakaat setelah Fatihah membaca surat
al-Ikhlas (Qulhu walloohu ahad) 10 kali.
Waktunya:
Setelah shalat sunat ba'diyah Maghrib, kemudian
dilanjutkan setelah Isya (Fardhu Maghrib, dzikir, ba'diyah Maghrib, Nisfu
Sya'ban, (masuk Isya), shalat sunat qobliyah Isya, Fardhu Isya, Ba'diyah Isya,
dzikir,
(lanjutan Nisfu Sya'ban).
Do'a setelah shalat sunat Nisfu Sya'ban:
Artinya:
"Ya Allah, Tuhan yang membangkitkan dan tak ada
yang sanggup membangkitkan kecuali Dia, ya Tuhan yang Maha Luhur dan Agung dan
yang Maha Pemurah memberi nikmat-nikmat. Tidak ada Tuhan yang lain melainkan
Engkau yang menolong orang-orang yang memohon pertolongan dan melindungi
orang-orang serta mengamankan dari sekalian yang dikhawatirkan dan ditakuti. Ya
Allah andai kata telah ditakdirkan di sisi Mu akan daku dalam buku Azaly, bahwa
aku celaka dan sedikit rezeki, terusir dan diharamkan akan daku maka
hapuskanlah (apa-apa yang tercatat/ tertulis dalam buku Azaly itu) dengan
kemurahan-Mu. Dan tetapkanlah di sisi-Mu dalam buku Azaly itu (tukarkanlah akan
keadaan di azalyku itu) dengan kebahagiaan lagi memperoleh rezeki yang
dipergunakan untuk kebaikan, sesungguhnya Engkau berkata dan kata- kata-Mu
adalah benar; sebagaimana tercantum di dalam Kitab-Mu yang Engkau turunkan atas
lisan Nabi-Mu yang diutus (Muhammad saw.), "Yakni dihapuskan Allah barang
yang dikehendakinya (perkataan/pernyataan yang menyimpang) dan ditetapkan-Nya
di sisi-Nya di Azaly". Ya Allah dengan keagunganMu pada malam Nisfu
Sya'ban yang mulia / berkat ini, yang memisahkan kepadanya tiap-tiap
perkara/keadaan dan urusan yang tepat dan yang dipastikan, hindarkan ya Allah
kami dari bala'i/musibah yang kami ketahui dan yang tidak kami ketahui dan
Engkaulah yang lebih mengetahui dengannya, sesungguhnya Engkau Maha Agung dan
Pemurah".
Semoga bermanfaat
Sumber:
- Amalan TQN PP. Suryalaya
- Bimbingan Ibadah


No comments:
Post a Comment