Tuesday, January 21, 2014

Macam-Macam Shalat Sunnat

Sholat adalah salah satu kewajiban bagi kaum muslim yang sudah mukallaf Selain shalat wajib yang 5 waktu (Isya', Shubuh, Dhuhur, Ashar, dan Maghrib), juga ada shalat-shalat sunnah. Macam-macam shalat sunnat pun memiliki fadhilah atau manfaat, baik dalam urusan dunia maupun akhirat. salah satu fadhilahnya adalah mendekatkan diri kita kepada Allah SWT dan menjadikan pelakunya dicintai oleh Allah SWT. Dibawah ini saya akan menyebutkan beberapa shalat sunnat yang dibedakan menurut waktunya.

SUNNAT HARIAN

1. SHOLAT SUNAT SYUKRUL WUDLU

Tidak disunatkan berjama'ah. Dalilnya hadits Bilal :

"Bersabda Rosululloh saw: Waktu aku masuk surga, aku melihat Bilal di dalamnya. Aku bertanya kepadanya: Apa sebabnya engkau lebih dulu masuk surga sebelum aku? Jawab Bilal: Aku tidak tahu sebab-sebabnya. Tetapi aku membiasakan diri setiap kali habis berwudlu kemudian sholat syukrul Wudlu 2 rokaat. Dan setiap selesai azan, aku shalat 2 rokaat pula".

Waktunya :
Sehabis berwudlu sebelum kering anggauta wudlu.

***

2. SHOLAT TAHIYYATUL MASJID

Sholat Tahiyyatul Masjid adalah salah satu bentuk adab bersopan santun ketika masuk kedalam masjid untuk penghormatan kepada masjid. Sholat ini tidak disunnatkan berjama'ah, dan dilaksanakan ketika masuk kedalam masjid sebelum duduk setelah melaksanakan sholat syukrul wudlu apabila baru selesai berwudlu sebelum kering anggota wudlu. Shalat ini tidak perlu dilakukan apabila telah duduk dengan sengaja, kecuali duduknya lupa, maka boleh melaksanakan sholat ini.

Hadits Nabi saw:
"Maka apabila seorang dari padamu masuk ke masjid, janganlah ia duduk sebelum sholat dua roka'at".

Waktunya :
Ketika masuk masjid sebelum duduk.

***

3. SHOLAT TAUBAT

Sholat Sunnat Taubat adalah sholat yang dilakukan kapan saja dan di mana saja saat ketika seseorang merasa telah melakukan suatu dosa kepada Allah atau kepada sesama manusia, sebanyak 2 rokaat.

Waktunya :
Sholat Taubat disunnahkan dilaksanakan pada waktu malam hari sebelum sholat sunnat tahajjud (qiyamul lail), dan pada waktu setelah sholat sunnat awwabin (ba'diyah maghrib).

***

4. SHOLAT HAJAT

Sholat Hajat adalah sholat sunnat yang dikerjakan kapan saja ketika seseorang mempunyai suatu keinginan dalam urusan dunia ataupun akhirat dengan harapan Allah swt mengabulkan keinginannya tersebut.

Dalilnya adalah firman Allah Ta'ala: "Dan mohonlah kepada Allah dengan cara sabar dan sholat".
(Al-Baqoroh:45)

Juga Sabda Nabi saw: "Barang siapa yang berwudlu dengan sebaik-baiknya, lalu sholat 2 roka'at, maka Allah akan memberinya apa yang dia minta dengan segera ataupun lambat".

Sholat Hajat dilaksanakan boleh sebanyak 2 roka'at, 4 roka'at sampai dengan 12 roka'at.

***

5. SHOLAT TAHAJJUD

Sholat Tahajjud dilaksanakan pada waktu malam hari, dari selesai melaksanakan sholat fardlu isya sampai terbit fajar, tetapi lebih baik dilaksanakan pada waktu sepertiga malam antara jam 02.00 sampai jam 03.00 shubuh.

Raka'atnya tidak ditentukan, tetapi ada yang meriwayatkan 12 roka'at, 6 roka'at dan paling sedikit 2 roka'at.

Banyak sekali keutamaan sholat tahajjud, yang di antaranya adalah sebagaimana telah dikatakan oleh Nabi saw:

"Sholat yang paling utama setelah sholat fardlu adalah sholat tahajjud".

Dan bersabda pula Nabi saw:

"Hendaklah kamu sekalian bangun tengah malam untuk melaksanakan Qiyamul Lail (sholat malam), karena sesungguhnya itu adalah pekerjaan orang-orang yang sholih sebelum kamu, dan dapat mendekatkan diri bagimu, mengingkari kepada perbuatan tercela, mencegah perbuatan dosa, dan menghindarkan tubuhmu dari penyakit".
(HR.Jabir bin Ali).

Sabdanya pula:

"Wahai sekalian manusia, ucapkanlah salam, berilah makan orang-orang fakir dan miskin, sambungkanlah silaturahmi, dan sholatlah pada waktu malam ketika manusia tertidur, niscaya kamu masuk surga dengan selamat".

Sabdanya pula:
"Jarak yang paling dekat antara Tuhan dengan seseorang adalah pada akhir malam. Apabila engkau mampu untuk berdzikir pada saat itu, maka lakukanlah".
(HR.Tirmidzi).

Firman Allah Ta'ala:

"Dan ketika malam, bertahajjudlah sebagai Nafilah (tambahan ibadah) untuk kamu, semoga diangkatlah kamu oleh Tuhanmu ke tempat yang terpuji".
(Al-Isro:79).

***

6. SHOLAT TASBIH

Sholat Tasbih bisa dilakukan kapan saja, siang ataupun malam asalkan tidak pada waktu karohah (waktu yang dilarang mengerjakan sholat), dan utama dilakukan setelah sholat tahajud, sebanyak 4 rokaat (bisa dilakukan dengan 1 salam ataupun 2 salam).

Keutamaan Sholat Tasbih (menurut hadits Nabi saw kepada pamannya Abbas r.a. yang diriwayatkan oleh Abu Dawud dan Tirmidzi) adalah diampuninya dosa oleh Allah:
1. Dosa yang terdahulu.
2. Dosa yang belakang.
3. Dosa yang lama.
4. Dosa yang baru.
5. Dosa yang terlanjur.
6. Dosa yang disengaja.
7. Dosa yang kecil.
8. Dosa yang besar.
9. Dosa yang nyata.
10. Dosa yang samar.

***

7. SHOLAT WITIR

Sholat Witir dilaksanakan setelah melaksanakan sholat isya sampai terbit fajar (sebelum azan shubuh), sebanyak 3, 6, 7, 9, 11, dan sekurang-kurangnya 1 roka'at.

Kalau dilakukan lebih dari 3 roka'at, boleh di satu salamkan atau di dua-dua salamkan.

Telah bersabda Nabi saw:

"Sholat Witir itu tetap hak atas setiap muslim".

Sabdanya lagi:
"Wahai pecinta Quran, kerjakanlah sholat witir, sebab Tuhan itu Maha Tunggal, Dia suka kepada bilangan yang ganjil".
(HR.Ahmad).

Sebaiknya sholat witir ini dilaksanakan pada akhir malam menjelang shubuh, sebagai penutup sholat-sholat sunnat pada hari itu, walaupun boleh sholat witir dilaksanakan sebelum tidur, sebagaimana sabda Nabi saw:

"Jadikanlah akhir sholat kamu pada waktu malam dengan sholat witir".

***

8. SHOLAT LIDAF'IL BALA (TOLAK BALA)

Sholat Lidaf'il Bala sebenarnya boleh dilakukan kapan saja dan di mana saja, asalkan tidak pada waktu Karohah, terutama bisa dilakukan pada saat hati merasa takut akan sesuatu yang menimpa diri kita, dilakukan sebanyak 2 roka'at.

***

9. SHOLAT ISROQ

Menyambut Matahari Terbit
Sholat Isroq dilaksanakan setelah matahari terbit satu jengkal dan naiknya kira-kira sepenggalah, atau antara jam 6 s.d. Jam 6.30 pagi, dilaksanakan sebanyak 2, 4, sampai 6 roka'at.

***

10. SHOLAT ISTI'ADAH

Memohon Perlindungan Untuk Keamanan Martabat
Sholat Isti'adah biasanya dilaksanakan setelah melaksanakan sholat isroq sebanyak 2 roka'at.

***

11. SHOLAT ISTIKHOROH

Memohon Berkah Dari Suatu Keputusan Yang Telah Diambil

Waktunya kapan saja dan di mana saja ketika setelah mengambil suatu keputusan dari suatu urusan, tetapi sangat baik dilaksanakan setelah sholat isti'adah pada waktu isroq, dan pada waktu ba'da maghrib, dan dilaksanakan sebanyak 2 roka'at.

***

12. SHOLAT SIRRULLAH

Sholat Sunat Sirrullah boleh dilakukan malam hari atau pagi hari asalkan tidak pada waktu karohah. Jika dilaksanakan pada malam hari biasanya sebelum sholat tahajud. Atau dilaksanakan pagi hari setelah sholat isroq sebanyak 2 roka'at.

***

13. SHOLAT DLUHA

Dilaksanakan setelah waktu pelaksanaan sholat isroq, yaitu setelah matahari naik sepenggalah (sekitar jam 7 pagi) sampai sebelum matahari tepat di atas kepala (sekitar jam 11 siang), dikerjakan sebanyak 2, 4, sampai 8 roka'at.

Besar sekali manfaatnya mengerjakan sholat dluha, yang di antaranya:
1. Diampuni segala dosa, walaupun sebanyak buih di lautan.
2. Di hari kiamat dimasukkan kedalam surga melalu pintunya yang bernama dluha.
3. Diberi pahala tasbih, tahlil, takbir, dan pahala amar ma'ruf nahi mungkar sebanyak yang dikerjakan orang.
4. Dimudahkan usaha.
5. Digampangkan rizki yang halal dan berkah.
6. Diberi kemampuan untuk melaksanakan dluha hari berikutnya.
7. Diberi keindahan dan kecantikan dalam dirinya.
8. Diberi kekuatan akan sesuatu.
9. Diberi kekuasaan akan sesuatu.
10. Tidak bersusah payah dalam usaha.
11. Menjadi dermawan.
12. Disholehkan.

***

14. SHOLAT KIFARATUL BAULI

Sholat kifaratul Bauli adalah sholat untuk menebus (kifarat) dari kesalahan-kesalahan yang tidak disengaja, misal percikan air ketika buang air kecil.

Waktunya dilaksanakan setelah sholat dluha sebanyak 2 roka'at.

***

15. SHOLAT AWWABIN

Sholat sunnat awwabin dilaksanakan setelah sunnat ba'diyah maghrib sebelum masuk waktu isya.

Dilaksanakan 2, 4, 6 sampai 20 roka'at.

Sabda Nabi saw:
"Barang siapa yang sholat antara maghrib dan isya 20 roka'at, maka Allah dirikan untuknya di surga".

Sabdanya pula:
"Barangsiapa yang shalat setelah maghrib 6 roka'at saja dengan tidak diselingi bercakap-cakap, maka pahalanya sebanding dengan ibadah 12 tahun".
(HR.Bukhori-Muslim).

***

16. SHOLAT BIRRULWALIDAINI

Sholat birrulwalidaini adalah sholat untuk mendo'akan kedua orang tua, baik yang masih hidup ataupun yang telah wafat.

Waktunya kapan saja, tetapi sangat baik dikerjakan antara maghrib dan isya sebanyak 2 roka'at.

Telah berkata Nabi saw:
"Berbuat baiklah terhadap ibu bapakmu serta saudara-saudaramu, kemudian kepada kerabatmu yang lebih dekat".

Seorang laki-laki bertanya kepada Nabi saw:
"Ya Rosululloh, adakah yang harus dibaktikan kepada ibu-bapakku setelah mereka meninggal?".

Nabi saw menjawab:
"Ya, menyalatkannya, memintakan ampunnya, menunaikan janjinya, memuliakan tamunya, dan menghubungi (silaturahmi) kepada kenalan baik ibu bapaknya".

***

17. SHOLAT LIHIFZHIL IMAN
Telah bersabda Nabi saw:
"Barang siapa yang ingin dipelihara imannya oleh Allah swt, maka hendaklah ia sholat 2 roka'at setelah sholat sunnat maghrib".

Dilaksanakan antara waktu maghrib dan isya sebanyak 2 roka'at.

***

18. SHOLAT SYUKRUN NIKMAT

Sholat syukrun nikmat ini dilaksanakan ketika mendapatkan suatu nikmat yang belum didapatkan sebelumnya, atau baik sekali dikerjakan tiap hari antara waktu maghrib dan isya sebanyak 2 roka'at.

***

19. SHOLAT MUTHLAQ

Sholat Muthlaq adalah sholat sunnat yang tidak disebabkan oleh alasan tertentu dan bilangan roka'atnya pun tidak dibatasi, sebagaimana
Sabda Nabi saw: "Sholat adalah perbuatan yang sangat baik, banyak maupun sedikit".
(HR.Ibnu Hibban dan Hakim).

Juga dapat dikerjakan satu salam saja berapapun roka'atnya, tetapi apabila dikerjakan pada waktu malam sebaiknya dijadikan dua-dua roka'at, sebagaimana sabda Nabi saw:

"Sholat waktu malam itu hendaknya dua-dua roka'at".
(Muttafaqun 'alaih).

Waktunyapun boleh kapan saja asal tidak pada waktu karohah (waktu yang dilarang mengerjakan sholat), sebagaimana Bilal biasa melakukan sholat setelah azan.

***

SUNNAT TAHUNAN

1. SHOLAT ASYURO

Sholat sunnat asyuro dilaksanakan pada malam tanggal 10 muharam, ba'da sholat sunnat ba'diyah maghrib, sebanyak 4 roka'at 2x salam.

Besoknya pada tanggal 10 (hari asyuro) melaksanakan puasa, sebagaimana sabda Nabi saw:

"Puasa pada hari asyuro bisa menutup dosa satu tahun yang telah lewat".
(HR.Muslim).

Dan sabdanya pula:

"Puasa yang paling utama setelah puasa romadlon adalah puasa bulan muharrom, dan sholat yang paling utama sesudah sholat fardlu adalah sholat malam".
(HR.Muslim dari Abu Hurairoh).

***

2. SHOLAT LIDAF'IL BALA RABU TERAKHIR BULAN SHOFAR

Sholat Sunat Lidaf'il Bala Rabu Terakhir bulan Shofar dilaksanakan pada pagi hari setelah sholat Isyraq, Isti'adzah dan Istikharah.

Pelaksanaan sholat sunat Lidaf'il Bala diambil dari keterangan yang tercantum dalam kitab al-Jawahir al-Khomsi halaman 51-52. dilaksanakan pada pagi hari Rabu terakhir bulan Shofar, sebanyak 4 rakaat 2 kali salam.

Sebelum melaksanakan sholat membaca istighfar :

astaghfirulloohal 'azhiim, alladzii laa ilaahha illa hhuwal hayyul qoyyuum, wa atuubu ilaihhi taubatan 'abdin zhoolimin, laa yamliku linafsihhii, dlorrow wa laa naf'a, wa laa mautaw wa laa hayaataw wa laa nusyuuro.

"Saya memohon ampun kepada Allah yang Maha Agung. Saya mengakui bahwa tidak ada Tuhan selain Allah. Tuhan yang hidup terus dan berdiri dengan sendiri-Nya. Saya mohon taubat selaku seorang hamba yang banyak berbuat dosa, yang tidak mempunyai daya upaya apa-apa untuk berbuat mudharat atau manfaat untuk mati atau hidup maupun bangkit nanti".

Do'a setelah shalat lidaf'il Bala:

bismillaahhir rohmaanir rohiim, yaa syadiidal quwaa, wa yaa syadiidal mihaal, alloohhumma innii a'uudzu bika bikalimaatikat taammaati kullihhaa minar riihil ahmar, wa minad daa-il akbari fiin nafsi, wad dammi, wal lahmi, wal 'uzhmi, wal juluudi, wal 'uruuqi, subhaanaka idzaa qodloita amron ang taquula laahhu kum fayakuun, alloohhu akbar, alloohhu akbar, alloohhu akbar, birohmatika yaa arhamar roohimiin.

Artinya : "Ya Alloh, aku berlindung kepada-Mu dengan kalimat-Mu yang sempurna dari angin merah dan penyakit yang besar di jiwa, daging, tulang dan urat. Maha Suci Engkau apabila memutuskan sesuatu hanyalah berkata kepadanya, "Jadilah" maka "jadilah ia".

***

3. SHOLAT SUNAT RAJAB

Shalat sunnat ini dilaksanakan pada malam tanggal 1, malam Jum'at pertama, malam tanggal 15 dan malam terakhir tanggal 29/30 bulan rajab.

***

4. SHOLAT NISFU SYA'BAN

Shalat Nisfu Sya'ban dilaksanakan pada malam 15 bulan Sya'ban. Pada malam ini, ditutuplah "Buku Catatan Perjalanan Hidup" setiap manusia. Dan akan dibuka lembaran buku baru untuk tahun yang akan datang.

Kita berharap, akhir dan awal dari lembaran buku catatan hidup kita diisi dengan amal kebaikan. Salah satunya adalah dengan melaksanakan Shalat sunat Nisfu Sya'ban.

Shalat ini sebanyak 100 rakaat.

Waktunya:
Setelah shalat sunat ba'diyah Maghrib, kemudian dilanjutkan setelah Isya.

***

5. SHALAT TARAWIH

Shalat Tarawih dilaksanakan ba'da shalat fardlu isya. Bilangannya 20 raka'at dan ada juga yang melaksanakan 8 raka’at. Shalat tarawih lebih baik dilaksanakan secara berjama'ah.

***

6. SHALAT LAILATUL QODAR

Shalat Lailatul Qodar adalah shalat sunnat karena mengharapkan karunia kemulyaan malam lailatul qodar.

Shalat ini dilaksanakan sepanjang malam ba'da shalat tarawih pada tanggal 21 sampai dengan malam terakhir bulan ramadhan sebanyak 4 raka'at 2x salam.

Setelah selesai salam pada raka'at akhir memperbanyak wirid:
alloohumma innaka 'afuwwung kariim, tuhibbul 'afwa fa'fu 'annii.

"Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pengampun dan Maha Mulia, Engkau suka mengampuni, maka ampunilah aku".

***

7. SHOLAT MALAM IDUL FITRI / IDUL ADHA

Sholat pada malam idul fitri / idul adha dilaksanakan selepas waktu isya sampai sebelum terbit fajar, dan lebih utama dilaksanakan pada jam 12 tengah malam, sebanyak 2 roka'at.

Do'a:
robbi yassirlanaa wa laa tu'assir 'alainaa alloohhu robbi tammim lanaa bilkhoiri a'maalanaa.

robbanaa aatinaa fiddunyaa hasanataw wa fil aakhiroti hasanataw wa qinaa 'adzaaban naari.

"Ya Tuhanku, mudahkanlah aku, dan janganlah Engkau persulit aku. Allah Tuhanku, sempurnakanlah aku dengan segala kebaikan pada perbuatanku".

"Ya Tuhanku, berilah kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan hindarkanlah aku dari siksa neraka".

***

Sumber:
-    Bimbingan Ibadah
-    Himpunan Sholat Sunat

-    Amalan TQN Pondok Pesantren Suryalaya

No comments:

Post a Comment

Artikel pada kategori yang sama :